Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Sonny Waroka Terpilih Menjadi Ketua Pawai Paskah GMIBM

Written By Unknown on Minggu, 03 Februari 2013 | 11.35

Tribun Manado - Minggu, 3 Februari 2013 11:58 WITA

Laporan wartawan Tribun Manado Aldi Ponge

TRIBUNMANADO.CO.ID, BOLTIM

- Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Penanaman Modal Daerah (Bappelitbangdalda) Boltim, Sonny Waroka terpilih menjadi ketua panitia pawai paskah Gereja Masehi Injili di Bolaang Mongondow (GMIBM).

Sonny mengatakan kepercayaan ini adalah anugerah yang harus dipertanggujawabkan. Untuk itu dia berjanji akan melakukan yang terbaik dalam mempersiapkan pelaksanaan pawai paskah tersebut. "Kemarin (Sabtu) sudah terpilih panitia inti dan dan hari ini, jam 3 ada kelengkapan struktur panitia Jemaat GMBM Syalom Tutuyan," tutur Sonny, pada Minggu (3/2/2013).


11.35 | 0 komentar | Read More

Kupas Sejarah, Perjuangan Nani Wartabone untuk RI

Tribun Manado - Minggu, 3 Februari 2013 11:54 WITA

Laporan wartawan Tribun Gorontalo Budi Susilo

TRIBUNMANADO.CO.ID, GORONTALO

- Ahli sejarah dari Universitas Indonesia, Anhar Gonggong, mengungkapkan, Nani Wartabone berjuang bukan untuk Gorontalo tetapi lebih bagi Republik Indonesia.

Katanya, Nani Wartabone itu secara kebetulan saja berada di wilayah Gorontalo tetapi tujuan utamanya itu untuk eksistensi perjuangan kemerdekaan Republik.

"Sama dengan Soekarno juga Hatta yang ada di Jakarta, berjuang bukan untuk Jakarta, tapi untuk Indonesia," urainya, Minggu (3/2/2013).

Karena paradigma itulah, maka tidak heran Nani Wartabone dinobatkan sebagai pahlawan nasional.

"Tokoh bangsa yang diakui secara nasional. Perjuangannya sangat berjasa besar," tegas Anhar.


11.35 | 0 komentar | Read More

Memprihatinkan, Gelora Ambang Kotamobagu Jadi Tempat Miras Pelajar

Tribun Manado - Minggu, 3 Februari 2013 12:01 WITA

Laporan wartawan Tribun Manado Edi Sukasah

TRIBUNMANADO.CO.ID, KOTAMOBAGU

- Siswanto (27), warga Kotamobagu, mengaku miris melihat kondisi Gelora Ambang yang sempat menjadi kebanggaan warga Bolmong. Selain tak terurus, sarana olahraga tersebut kini menjadi ajang berkumpulnya anak-anak muda untuk minum-minuman beralkohol atau pun hal negatif lainya.

"Beberapa kalai, saya sempat lewat di Gelora Ambang dan melihat banyak siswa-siswi yang sedang mengonsumsi miras (minuman keras/beralkohol," ujar pria yang biasa dipanggil Sis ini, Minggu (3/2/2013).

Dia melihat beberapa siswa asik minum-minuman beralkohol di beberapa titik stadion sepak bola yang terletak di depan perumahan anggota TNI Makodim 1303 Bolmong. Menurutnya, para remaja tersebut memilih tempat yang bisa mereka awasi kalau-kalau petugas datang.

Dia mempertanyakan, kinerja aparat yang bersangkutan baik itu Polisi maupun Satpol PP. Sebab, hampir tiap hari, tempat itu ramai dengan siswa-siswi SMA pada jam sekolah hingga menjelang sore hari, namun tidak ada aparat yang melakukan razia.

"Saya resah melihat hal tersebut. Aparat pemerintah dan keamanan musti bertindak daripada semakin menjadi-jadi dan berakibat lebih buruk kepada para remaja itu," kata dia menambahkan.


11.35 | 0 komentar | Read More

Pawai Paskah GMIBM Dipusatkan di Jemaat Syalom Tutuyan

Tribun Manado - Minggu, 3 Februari 2013 12:06 WITA

Laporan wartawan Tribun Manado Aldi Ponge

TRIBUNMANADO.CO.ID, BOLTIM

- Penyelenggaraan pawai Paskah Gereja Masehi Injili di Bolaang Mongondow (GMIBM) pada April nanti akan dipusatkan di Syalom Tutuyan.

Ketua Jemaat GMIBM Syalom Tutuyan, Pendeta Marlin Tumiwa Worang, mengatakan pawai paskah GMIBM tahun ini akan dilaksanakan di jemaatnya. "Setiap tahun Paskah kedua dilaksanakan pawai GMIBM. Tahun ini dilaksanakan di wilayah Kotabunan. Kami jemaat Syalom Tutuyan dijadikan tuan rumah," ujar Marlin, pada Minggu (3/2/2013) seusai ibadah Minggu.

Marlin menyebutkan pihaknya akan mempersiapkan sebaik mungkin agar kegiatan pawai paskah jemaaat GMIBM yang tersebar di Bolmong Raya bisa sukses terlaksana.


11.35 | 0 komentar | Read More

Inilah Wanita Tercantik di Indonesia 2012-2013 (FOTO)

TRIBUNJAKARTA/JEPRIMA

Whulandary, finalis wakil Sumatera Barat akhirnya terpilih menjadi Puteri Indonesia 2012-2013 pada acara malam Grand Final Pemilihan Puteri Indonesia 2011, di Plennary Hall, Senayan, Jakarta, Jumat (1/2/2013).

TRIBUNJAKARTA/JEPRIMA

Puteri Indonesia 2012-2013 asal Sumatera Barat, Whulandary (kiri) berfoto bersama Miss Universe 2012 asal Amerika Serikat, Olivia Culpo seusai terpilih sebagai pemenang pada acara malam Grand Final Pemilihan Puteri Indonesia 2012-2013, di Plennary Hall, Senayan, Jakarta Selatan, Jumat (1/2/2013).

TRIBUNJAKARTA/JEPRIMA

Whulandary, finalis wakil Sumatera Barat akhirnya terpilih menjadi Puteri Indonesia 2012-2013 pada acara malam Grand Final Pemilihan Puteri Indonesia 2011, di Plennary Hall, Senayan, Jakarta, Jumat (1/2/2013).


11.35 | 1 komentar | Read More

Ini Alasan Trans TV tak Langsung Putuskan Kontrak Raffi

Written By Unknown on Sabtu, 02 Februari 2013 | 11.35

Tribun Manado - Sabtu, 2 Februari 2013 12:15 WITA

Laporan wartawan Tribunnews.com Willem Jonata

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA

- Raffi Ahmad telah resmi ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus narkoba, Jumat, 1 Februari 2013. Bagaimana nasib pekerjaannya di sejumlah stasiun televisi? Apakah dia langsung dipecat?

Trans TV belum mengambil langkah untuk memutus kontrak kerja terhadap presenter kondang itu, sebagai host acara Chit Chat Cuzz.

"Intinya, kami masih menunggu sampai putusan pengadilan, tunggu vonisnya apakah di penjara," ucap Head of Marketing Public Relation, Hadiansyah Lubis, di ujung telepon.

Memang, lanjut Hadiansyah, Trans TV akan mengambil langkah yang diperlukan bila sudah ada putusan pengadilan. "Sementara ini kan masih tersangka," ucapnya.

Dengan kata lain, sampai saat ini belum ada rencana untuk menggantikan posisi bekas kekasih Yuni Shara tersebut. Sebab, masih ada stok sebanyak 12 episode, untuk acara yang ditayangkan setiap Kamis dan Jumat itu.

Tetapi, pihak Trans TV rupanya sudah menyiapkan rencana selanjutnya sebagai bentuk mengantisipasi, seandainya proses hukum terhadap pria kelahiran Bandung, 17 Februari 1987 itu, berlangsung alot.

"Ya, kalau seperti itu kondisinya kami akan cari host tamu, atau malah cari pengganti Raffi," tandasnya. Jadi akan memutuskan kontrak kerja? "Ya, seperti itu. asalkan sudah jelas proses hukumnya di pengadilan," tandasnya.


11.35 | 0 komentar | Read More

Subroto Tewas Diduga Diterkam Buaya Sungai Pidada Lampung

Tribun Manado - Sabtu, 2 Februari 2013 12:11 WITA

TRIBUNMANADO.CO.ID, LAMPUNG - Peristiwa orang diterkam buaya kembali terjadi di Kabupaten Tulangbawang, Lampung. Korbannya kali ini adalah Subroto (40), warga Rukun Kampung (RK) 4 Kampung Adi Jaya KNPI, Kecamatan Gedung Aji, Tulangbawang.

Informasi yang didapat Tribun Lampung, korban diterkam buaya dari atas perahu, saat ia sedang mencari rumput untuk pakan ternak di pinggiran Sungai Pidada.

Berdasarkan keterangan Salim, warga Gedung Aji, peristiwa terjadi pada Jumat (1/2/2013) sekitar pukul 09.00 WIB. Peristiwa bermula ketika korban pergi mencari rumput bersama Suyono (12), putranya, ke Sungai Pidada yang berjarak sekitar 5 kilometer dari Kampung Adi Jaya KNPI.

Salim mengatakan, setibanya di tepi Sungai Pidada, korban naik perahu miliknya. Subroto lalu mendayung perahu seorang diri mengitari air untuk mencari rumput di pinggiran sungai.

"Korban mendayung perahu sendiri. Sedangkan anaknya, Suyono tidak ikut. Saat korban naik perahu, anaknya tetap berada di pinggiran sungai," ungkap Salim, yang dihubungi wartawan, Jumat siang.

Menurut Salim, setiba di lokasi yang dituju, Suyono masih masih melihat ayahnya di atas perahu, sambil mengarit rumput tak jauh dari lokasi awal. Tak lama berselang, Suyono tiba-tiba mendengar suara keras seperti benda yang jatuh ke dalam air.

"Anaknya melihat ke arah perahu bapaknya, tapi korban sudah tidak nampak di atas perahu," ujar Salim.

Melihat Subroto tak lagi berada di atas perahu, Suyono lantas berupaya mengamati perahu yang ditumpangi ayahnya dari daratan.

"Anak korban melihat air di sekitar perahu bergelombang. Lalu dia mengamati kondisi air di dekat perahu, katanya dari dalam air keluar buih seperti air mendidih," jelas Salim.

Merasa ada yang ganjil, Suyono lalu berteriak minta tolong seraya berlari ke arah kampungnya. Ia pun langsung menceritakan apa yang dilihatnya kepada warga.

"Dia bilang ayahnya hilang di dalam air. Warga saat itu langsung berhamburan ke sungai. Saat itu warga menduga bahwa Subroto hilang diterkam buaya ke dalam air," urai Salim.

Warga pun langsung mencari korban. Hingga berita ini ditulis, korban belum ditemukan. Salim menuturkan, pencarian Subroto dilakukan sepanjang hari ini, dengan mengitari aliran sungai tak jauh dari lokasi hilangnya korban.

"Warga masih terus mencari. Tadi sekitar jam 15.00, warga menemukan lambung manusia mengapung di atas air. Potongan tubuh itu ditemukan enggak jauh dari tempat korban hilang," terang Salim.

Ditemukannya potongan tubuh manusia, menguatkan dugaan bahwa korban hilang karena diterkam buaya.

Informasi terakhir yang diperoleh Tribun Lampung sekitar pukul 17.00 WIB, warga bersama polisi masih terus mencari Subroto. Kapolsek Gedung Aji Iptu Yofi Kurniawan belum dapat dikonfirmasi terkait hilangnya Subroto.


11.35 | 0 komentar | Read More

Doa Wanda Hamidah untuk Raffi

Tribun Manado - Sabtu, 2 Februari 2013 12:18 WITA

Laporan wartawan Tribunnews.com, Bahri Kurniawan  

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA

- Wanda Hamidah, selebritis yang juga seorang politisi akhirnya dibebaskan setelah sempat diamankan Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama 16 orang lainnya terkait penggerebekan di kediaman bintang sinetron Raffi Ahmad Minggu (27/1/2013) lalu.

Namun dari 17 orang yang ditahan masih ada beberapa orang yang sampai dengan saat ini masih ditahan oleh BNN, termasuk di empunya rumah Raffi Ahmad.

Terkait hal tersebut, Wanda menyampaikan dukungan moral serta doa bagi Raffi dan juga teman-temannya yang saat ini masih berada dalam pengamanan BNN.

"Mudah-mudahan Raffi dan teman-teman bisa dikuatkan, secara mental maupun fisik," ujar Wanda saat ditemui di Kantor DPP PAN, Jl. TB Simatupang, Jakarta Selatan, Jumat (1/2/2013).

Wanda juga mengingatkan Raffi serta kawan-kawannya yang lain untuk selalu berdoa dan melaksanakan ibadah selama masa pemeriksaan. Segala sesuatu yang terjadi, lanjut Wanda, pasti ada hikmah dibaliknya.

Ia juga berharap proses hukum bisa dijalankan dengan sebagaimana mestinya, jika memang tidak terbukti bersalah yang bersangkutan harus segera dibebaskan. Namun jika menag ternyata terbukti, Wanda yakin jalan kehidupan Raffi masih panjang dan banyak kesempatak untuk memperbaiki diri.

"Jangan lupa sholat, berdoa, baca Quran. Setiap musibah atau cobaan pasti ada hikmah. Ya mudah-mudahan yang benar dinyatakan benar, dan kalau memang itu kesalahan Raffi, saya pikir masih banyak waktu bagi Raffi untuk meluruskan itu," tukasnya.


11.35 | 0 komentar | Read More

Bom yang Meledak di Medan Biasa Digunakan Nelayan

Tribun Manado - Sabtu, 2 Februari 2013 12:21 WITA

TRIBUNMANADO.CO.ID, MEDAN - Bom rakitan yang meledak Jalan Platina 1, Gang Syukur, Kelurahan Titipapan, Medan Deli, meledak, Sabtu (2/2/2013) dini hari diketahui jenisnya sama dengan bom yang biasa digunakan pencari ikan.

Penyelidikan awal Jihandak Polda Sumut bom jenis low explosive tersebut biasanya digunakan nelayan untuk berburu ikan. Efek ledakan itu kata Cornelis hanya menimbulkan suara dan asap.
Ledakan yang terjadi sekira pukul 00.30 WIB itu terdengar cukup keras hingga membuat warga dilanda kepanikan. Sejauh ini belum ada laporan mengenai korban jiwa.

Wakapolda Sumut Brigjen Cornelis Hutagaol terlihat meninjau lokasi kejadian saat tim Jihandak Brimob Polda Sumut melakukan penyelidikan pada rangkaian bom sudah hancur.

Tim Jihandak Polda Sumut menemukan empat bom yang masih utuh dari lokasi. "Dua meledak. Posisi keenam bom itu di dalam parit yang ada airnya," kata Cornelis.

Keempat bom itu dipastikan rakitan dengan kemasan pipa paralon sepanjang 40 centimeter berdiameter 4 inci. Seluruh bom yang belum meledak itu selanjutnya diamankan petugas menggunakan bomb basket.


11.35 | 0 komentar | Read More

Jessica Ungkapkan Perasaan 'Cinta' ke Ariel Lewat Buku

Tribun Manado - Sabtu, 2 Februari 2013 12:32 WITA

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Jessica Iskandar memenuhi janjinya untuk mengungkapkan perasaannya pada vokalis NOAH Ariel. Tapi, Jessica tidak menyampaikan perasaan itu langsung pada Ariel, melainkan lewat buku berjudul "Jedar" yang mengisahkan perjalanan hidupnya.

Dalam salah satu bab di buku itu, ia bertutur tentang perasannya pada mantan vokalis Peterpan tersebut. "Jadi kenapa aku tulis 'I Love Ariel', aku begitu mengagumi kak Ariel NOAH. Setiap aku melihat dia perform terasa ada aliran listrik yang bikin... aduh gimana gitu," katanya saat ditemui di Grand Indonesia, Jakarta, Jumat (1/2/2013).

Jessica mengaku mengagumi Arel sejak klip video 'Sahabat' dan 'Bintang' beredar. Baginya, Ariel adalah lelaki seksi dengan segala kemisteriusannya. "Lebih ke sosok orangnya yang menurut aku misterius, tatapan matanya yang tajam, bibirnya yang seksi, terbuka tapi kecil," pujinya.

Sayang, ia tidak berani menyampaikan perasaan itu secara langsung pada lelaki yang telah"menyetrum" hatinya. Ia berharap Ariel membaca bukunya. "Semoga Kak Ariel bisa baca dan kasih komentar, terus SMS atau telepon aku," harapnya.


11.35 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger