Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Sarundajang : Tanggal 11 Ini, 11 Orang Menghadap Presiden

Written By Unknown on Selasa, 10 September 2013 | 11.36

Laporan wartawan Tribun Manado Ryo Noor

TRIBUNMANADO.CO.ID,  MANADO -  Gubernur Sulut S H Sarundajang menjelaskan, ia akan memulai kembali tahapan konvensi 11 September mendatang.

Demikian ia sampaikan saat sidang paripurna, kemarin, di Kantor DPRD Sulut.

Ia akan berhadapan langsung dengan Ketua Majelis Tinggi Demokrat yang juga Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono, mekanismenya seperti sebelumnya ia akan diwawancara.

"Tanggal 11 ini, sebelas orang menghadap presiden yang juga ketua majelis tinggi," katanya.

Kemudian kata Sarundajang,  15 sampai 16 September, peserta konvensi akan diperkenalkan seluruh masyarakat Indonesia, "Satu per satu sampaikan visi dan misi, nanti bisa ditonton di TV," katanya.

Selanjutnya kata mantan Irjen Depdagri ini, bersama tim ia akan turun untuk menangkap dukungan dari masyarakat di daerah-daerah "
"Sesudah itu turun, captive market. Ternyata di berbagai daerah tidak disangka itu sudah mulai mengadakan sosialisasi tanpa saya disitu, ada dukungan dari berbagai daerah," ucap Mantan pejabat Gubernur Maluku dan Maluku Utara ini.

Tahapan selanjutnya, antara Januari sampai Maret akan ada sosialisasi, dan debat kandidat

"Debat kandidat, 11 orang saling menjabarkan visi misi, action plan, program, tanggapan terhadap beberapa isu yang dihadapi bangsa, pendapat capres bila terpilih mengenai hal-hal tersebut," ungkap dokter honoris causa Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang ini.

Ia kembali menegaskan, meski dukungan dari pesan black berry cukup gencar namun yang  menentukan rangking bukan gaget perusahaan asal Kanada itu, melainkan survey tiga instansi profesional " kita dirangking lintas survey, yang sudah teruji dan profeisional, siapa rangking terbaik," kata suami Deitje Laoh Tambuwun ini.

Ikut konvensi memang penting, namun kata Sarundajang, yang terpenting menyelesaikan tugas pokok sebagai gubernur sampai 2015 nanti.

Ia berharap sampai 2015 nanti masih bisa berinteraksi dengan rekan-rekannya di DPRD " Mudah-mudahan (anggota dewan) terpilih kembali, kalau tidak kita ada pertemuan dibidang-bidang pelayanan lainnya," sebut Sarundajang.


11.36 | 0 komentar | Read More

Amdal Keluar, Pulau Bangka Siap Ditambang

Laporan wartawan Tribun Manado Ryo Noor

TRIBUNMANADO.CO.ID,  MANADO -  Isi perut bumi Pulau Bangka segera dieksploitasi. Pasalnya, Pemerintah telah menyetujui analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal) PT Mikgro Metal Perdana (MMP) sebagai perusahaan yang akan menambang bijih besi di Pulau Bangka, Minahasa Utara (Minut).

Disetujuinya Dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) telah disetujui. Hal itu sebagimana disampaikan Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Sulut, Adry Manengkey ketika dikonfirmasi Tribun Maando, Senin (9/9/2013)

Menurut Manengkey, Amdal PT MMP sudah disetujui Badan Lingkungan Hidup Minut, "Pembahasan terakhir sudah disetujui," ujar mantan Kepala Biro Perekonomian ini.

Disetujuinya Amdal kata Manengkey operasional PT MMP akan berlanjut, yang sebelumnya eksplorasi ke eksploitasi. "Tetap lanjut," ujarnya singkat.

Selanjutnya kata Manengkey tinggal tinggal menunggu pengesahan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Sulut oleh DPRD Sulut.


11.36 | 0 komentar | Read More

Angelica Tengker Pertahankan Si Tou Timou Tumou Tou

Laporan wartawan Tribun Manado Lucky Kawengian

Hidup di negeri orang adalah sebuah petualangan yang penuh risiko. Tak banyak yang bisa dimintai bantuan saat kondisi terpuruk karena semua berjuang sendiri untuk kebutuhannya.

WARGA Kawanua yang hidup di perantauan tahu dan sering merasakan berbagai kondisi naik turun dalam kehidupan mereka. Orang terdekat yang bisa memberikan bantuan atau perlindungan adalah warga Kawanua lainnya.

Kondisi seperti ini banyak disaksikan Angelica Tengker di Jakarta dan daerah lainnya. Menurutnya, jika di Minahasa mungkin banyak yang tidak saling bertegur sapa, namun saat telah bersama-sama di perantauan maka rasa kekeluargaan langsung muncul. Mereka tidak lagi membedakan dan mempermasalahkan suku dan rumpun keluarga, namun telah bersatu menjadi Kawanua.

Putri dari tokoh masyarakat Sulut, Benny Tengker, ini mengatakan kebersamaan warga Sulut di perantauan semakin dipersatukan dengan adanya organisasi Kerukunan Keluarga Kawanua (K3). Menurutnya organisasi ini telah banyak berperan sebagai wadah berkumpul orang-orang Minahasa. "Organisasi ini memang didirikan sebagai tempat berkumpul warga Kawanua di perantauan. Saling bertukar informasi dan membantu telah tercipta dari semua anggota K3," ujarnya.

Perempuan kelahiran Jakarta, 15 April ini bahkan mengatakan hal yang membuatnya bangga melihat organisasi K3 adalah semangat untuk tetap mengamalkan semboyan 'Si Tou Timou Tumou Tou'. Slogan yang dibuat oleh pahlawan nasional Sulut Dr Sam Ratulangi yang berarti 'Manusia Hidup untuk Memanusiakan Orang Lain' masih sangat jelas terlihat dalam organisasi K3.

"Dalam organisasi ini bukan hanya saling berkumpul, namun informasi penting seperti pekerjaan atau peluang usaha lainnya terus mengalir dari mulut ke mulut sesama anggota. Mereka saling menopang untuk mencapai kesuksesan bersama," ujarnya


11.36 | 0 komentar | Read More

ICW Beber 10 Koruptor yang Mendapat Vonis Maksimal

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Indonesia Corruption Watch (ICW) menyatakan sampai sekarang baru sepuluh koruptor yang divonis maksimal sejak lahirnya UU 31 Tahun 1999 jo UU 20 Tahun 2001 tentang Tipikor.

"Padahal di dalam UU itu menyebutkan vonis maksimal untuk koruptor itu 20 tahun penjara. Hingga saat ini dari ribuan koruptor yang dijerat secara hukum dan divonis pengadilan, hanya ada sembilan terdakwa divonis maksimal," kata Anggota Badan Pekerja ICW, Emerson F Yuntho di Jakarta, Senin (9/9).

Dari sepuluh koruptor yang divonis maksimal itu, enam di antaranya divonis seumur hidup, empat dihukum 20 tahun penjara.

"Satu-satunya tuntutan hukuman mati yang diajukan oleh Jaksa Penuntut Umum hanyalah kepada terdakwa Dicky Iskandar Dinata," katanya.

Kesembilan koruptor itu, yakni:

1. Jaksa Urip Tri Gunawan yang menerima suap dari Artalyta dan memeras dari Glen Yusuf divonis 20 tahun penjara.

2. Hendra Rahardja (mantan Presiden Komisaris BHS) kasus BLBI Bank Harapan Sentosa Rp1,9 triliun divonis hukuman penjara seumur hidup.

3. Eko Adi Putranto (Mantan Komisaris PT BHS) perkara BLBI Bank Harapan Sentosa Rp1,9 triliun 20 tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada 22 Maret 2002.

4. Sherny Konjongian (mantan Direktur Kredit PT BHS) 20 tahun penjara.

5. Bambang Sutrisno (mantan wakil komisaris utama Bank Surya) kasus BLBI Bank Surya Rp1,5 triliun divonis seumur hidup.

6. Adrian Kiki Aryawan (Mantan direktur utama Bank Surya) divonis seumur hidup.

7. Azhari Tinambunan, wakil ketua DPRD Singkil dalam kasus manipulasi terhadap dana APBD Singkil NAD Rp4 miliar divonis seumur hidup.

8. Eddy P. Sembiring dalam kasus manipulasi terhadap dana APBD Singkil NAD Rp4 miliar divonis seumur hidup.

9. Andrian Woworuntu (Komisaris PT Sagared Team) kasus kredit fiktif (L/C) BNI Rp 1,7 triliun divonis seumur hidup.

10. Dicky Iskandar Dinata (Dirut PT Brocolin Indonesia) kasus kredit fiktif (L/C) BNI Rp 1,7 triliun divonis 20 tahun penjara.(brt)


11.36 | 0 komentar | Read More

Wow! Calon Wali Kota Makassar Bagi-bagi Rumah Saat Kampanye

TRIBUNMANADO.CO.ID, MAKASSAR - Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Tamsil Linrung mencalonkan diri sebagai calon Wali Kota Makassar.

Tamsil tak modal dengkul, dia menggelar undian rumah, motor, sampai umroh gratis, jauh dari kesan politik murah yang didengungkan PKS.

Hal ini tampak saat kampanye Tamsil digelar di lapangan Hertasning, Makassar, Senin (9/9/2013). Ada satu rumah, tiga paket umroh dan 15 unit sepeda motor diundi untuk para peserta. Kampanye terbuka pasangan Tamsil Linrung yang berpasangan dengan Das'ad Latif ini dihadiri sekitar 20 ribu orang dari berbagai penjuru kota Makassar.

Kampanye ini juga dihadiri Presiden PKS Anis Matta, Sekjen PKS Taufiq Ridho, serta beberapa selebritis seperti Astri Ivo, Indra Bekti dan Ali Coboy. Menurut Sekretaris Tim Pemenangan Tamsil-Das'ad, Mudzakir Ali Djamil, kampanye terbuka yang dirangkaikan dengan doorprize hadiah rumah dan umroh ini merupakan bentuk terobosan pemberdayaan strategi marketing politik timnya untuk merebut simpati warga Makassar.

Adapun mengenai sumber dana untuk hadiah tersebut, Mudzakir menyebut bahwa dananya merupakan sumbangan dari beberapa pengusaha dan lembaga yang mendukung Tamsil.

Tamsil tak perlu lelah dalam perjalanan ke lokasi kampanye. Karena dalam kampanye ini Tamsil dipinjami helikopter milik Bosowa Group untuk wira-wiri di atas lokasi kampanye.

Ketua Panwaslu Makassar Amir Ilyas yang dihubungi detikcom menyebutkan kampanye dengan disertai undian berhadiah tidak melanggar aturan dan bukan bentuk politik uang.

"Sistem undian itu bukan money politics, susah diukur untuk disebut sebagai bentuk sogokan ke warga, sebelumnya mereka koordinasi, adapun mengenai sumbernya tidak boleh lebih Rp 350 juta untuk korporat dan hanya boleh Rp 50 juta untuk sumbangan perseorangan," kata Amir. (det)


11.36 | 0 komentar | Read More

Fenomena Jokowi

Written By Unknown on Senin, 09 September 2013 | 11.36

Pemilu tahun 2014 tinggal tujuh bulan lagi. Namun, banyak orang lebih suka membicarakan siapa calon presiden (capres) pascapesta demokrasi, pemilu legislatif tahun depan. Sejumlah nama capres muncul. Sebut saja Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie (Ical), Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto, Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum PAN, M Hatta Rajasa. Belum lagi dari kalangan profesional seperti Sri Mulyani, Dahlan Iskan, Gita Wirjawan.

Saking pentingnya sukses kepemimpinan nasional (presiden) yang akan segera ditinggalkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Partai Demokrat menggelar konvensi capres. Konvensi Demokrat bahkan menjaring capres dari luar partai, selain kader sendiri. Sistem semiterbuka ini diharapkan mampu menyaring capres yang disukai rakyat.

Figur bakal capres yang semakin ramai diperbincangkan, yakni Joko Widodo (Jokowi). Gubernur DKI Jakarta ini terbilang fenomenal. Dia bahkan menjadi satu tokoh capres yang diagung-agungkan media massa (media darling).

Berbagai survei membuktikan bahwa popularitas dan elektabilitas Gubernur DKI Jakarta ini menonjol di antara tokoh yang dielu-elukan sebagai capres. Bahkan Megawati Soekarnoputri pun turut menyanjung kader mudanya itu. Tak pelak, arena Rakernas PDIP di Jakarta pun riuh menghendaki Jokowi sebagai capres dari PDIP.

Sejumlah DPD dan DPC PDIP secara terang-terangan meminta Jokowi ditetapkan sebagai capres. Seperti DPD Sulawesi Barat, DPC Kepulauan Sula Maluku Utara, DPC Sorong Papua Barat, DPC Yahukimo Papua, DPD Sumatera Utara, DPD Sumatera Selatan dan DPD Sumatera Barat.

Sementara DPD PDIP Sulut memilih menyerahkan semuanya ke tangan Mega.
"Mayoritas meminta Jokowi maju sebagai kandidat presiden," ujar Ketua DPC PDIP Bolmong, Yanni R Tuuk kepada Tribun Manado, Sabtu (7/9).

Namun demikian, kata dia, beberapa DPD PDIP juga menyerahkan keputusan kepada DPP PDIP. "Ada beberapa yang menyerahkan keputusan ke DPP (Ibu Megawati), satu di antaranya Sulut," ujar Yanni.

Senada disampaikan Sekretaris DPC PDIP Minahasa Tenggara, Taviv Watuseke. Kata dia, partai sepakat penentuan capres diserahkan sepenuhnya diserahkan kepada Megawati.

Keputusan dan rekomendasi Kongres itulah yang menjadi dasar pijakan sikap PDIP Mitra dalam menanggapi dinamika politik nasional, dan dinamika internal partai. "Prinsipnya kami tetap konsisten dengan keputusan dan rekomendasi yang dihasilkan dalam Kongres di Bali, 2010 lalu," tegas Watuseke, yang mengaku tengah mengikuti Rakernas partai.

Ketua DPC PDIP Minahasa Selatan, Rommy Pondaag mengakui nama Jokowi memang santer disebut sebagai capres. "Bahkan saya sangat mendukung. Namun semuanya kan tergantung keputusan pimpinan saat Rakernas ini, kami hanya menyampaikan saja usulan," kata Pondaag.

Ada apa dengan Jokowi, hingga banyak orang seakan "mendewakannya"? Fenomena Gubernur DKI Jakarta seakan mengingatkan kita kepada suksesi nasional di Negara Paman Sam, Amerika Serikat tahun 2008.

Kemenangan Barack Obama pada Pilres AS 2008 menjadi fenomena besar. Dia presiden kulit hitam pertama dalam sejarah AS. Namanya yang terdengar ganjil, pengalaman politik yang minim, dan latar belakang kehidupannya yang tak banyak diketahui orang sempat membuatnya menjadi kandidat yang diremehkan. Petinggi Partai Demokrat lebih memperhitungkan Hillary Clinton sebagai penantang kuat Senator John McCain, calon presiden dari Partai Republik ketika itu.

Beberapa orang berpikir kemenangan Obama adalah mukjizat. Dengan kata lain bukan kapasitas pribadi Obama yang membuatnya menang, tetapi atmosfer dan situasi eksternal yang banyak membantu. Maksudnya, kondisi psikologis masyarakat AS yang tengah mengalami krisis ekonomi. Negara liberal itu sedang berusaha menggali kembali nilai-nilai ideal bangsa yang tak membeda-bedakan warna kulit dan ras, sehingga kehadiran kandidat berkulit hitam sekalipun akan diterima sepanjang dia menjanjikan harapan pemulihan kondisi ekonomi.

Di negara kita, tentu tak persis sama. Namun, mencermati AS 2008, paling tidak ada beberapa poin yang bisa disubtitusikan (samakan). Contoh di sektor ekonomi. Anjloknya nilai rupiah terhadap dolar AS. Inflasi terus meroket yang berujung melambungnya harga kebutuhan pokok. Pendek kata, ekspektasi publik terhadap peningkatan kesejahteraan teramat kuat. Kini masyarakat mengidamkan pemimpin negeri yang kurang lebih sama dengan apa yang dirasakan masyarakat AS waktu itu. Yaitu seorang pemimpin yang heroik untuk membawa perubahan besar di negeri ini. Muaranya tentu pada terwujudnya masyarakat Indonesia yang makmur dan berkeadilan sesuai cita-cita para pendiri bangsa. *


11.36 | 0 komentar | Read More

e-KTP Hilang Harus Rekam Data Lagi?

HALO Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Manado. Saya sudah melakukan perekaman data e-KTP, tapi e-KTP dan SIM saya hilang dicuri orang dalam bus. Apakah harus melakukan perekaman data lagi?
Pengirim: 081243678408

Buat Surat Kehilangan dari Kepolisian
TERIMA kasih. KTP elektronik (e-KTP) yang hilang dapat dibuat lagi yang baru tanpa harus melakukan perekaman ulang (perekaman hanya satu kali saja), hanya melampirkan surat keterangan hilang dari kepolisian dan dilaporkan ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.

Hans Tinangon
Kadis Dukcapil Manado.


11.36 | 0 komentar | Read More

Belum Dapat Fisik e-KTP

HALO Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Manado. Penerbitan fisik e-KTP prosesnya berapa lama? Dari awal proses sampai sekarang fisik e-KTP saya belum terbit, sedangkan seluruh anggota keluarga saya sudah ada.
Pengirim: 04313481983

Pembagian pada Bulan Desember 2013
TERIMA kasih. Yang telah melakukan perekaman data e-KTP namun sampai sekarang belum mendapatkan fisiknya kami mohon maaf atas keterlambatannya karena pencetakannya tersistem secara Nasional di Pemerintah Pusat. Untuk semua yang telah melakukan perekaman data akan memperoleh fisik e- KTP pada bulan Desember 2013, sebab sudah merupakan program dari Pemerintah Pusat.

Hans Tinangon
Kadis Dukcapil Manado


11.36 | 0 komentar | Read More

Serena Williams Tetap Hidup dalam Mimpi

TRIBUNMANADO.CO.ID, NEW YORK - Serena Williams memulai bermain tenis di lapangan milik umum di Los Angeles pada usia lima tahun, bersama saudara kembarnya Venus, yang keduanya bermimpi menjadi juara Grand Slam suatu saat.

Serena mewujudkan mimpinya dengan menjuarai AS Terbuka 1999 pada usia 17 tahun.  Selang14 tahun kemudian dia dimahkotai Grand Slam ke-17 sekaligus juara AS Terbuka kelimanya, setelah mengalahkan petenis putri nomor satu dunia Victoria Azarenka 7-5, 6-7 (6/8), 6-1 pada final turnamen ini Senin (9/9/2013) pagi Wita.

"Saya masih gadis dengan raket dan impiannya, saya hanya bermain untuk itu," kata Williams yang menjadi petenis putri tertua pada Era Terbuka yang menjuarai AS Terbuka dan meraih tropi 18 hari menjelang ulang tahun ke-32 dia.

Petenis nomor satu dunia ini memenangi gelar kedua Prancis Terbuka tahun ini, 11 tahun setelah dia memenangi yang satunya lagi, serta telah lima kali menjuarai Wimbledon dan lima kali Australia Terbuka selama karirnya.

Kemenangan hari Minggu waktu AS itu membuatnya mendekati rekor kemenangan Chris Evert dan Martina Navratilova dalam nomor tunggal semua turnamen Grand Slam dengan 18 gelar atau empat gelar di bawah Steffi Graf yanga meraih 22 kali gelar dan petenis Australia Margaret Court dengan 24 gelar.

"Saya sama sekali tak pernah fokus pada angka-angka itu," kata Williams. "Saya memulai bermain tenis untuk tidak menjadi yang terbesar melainkan hanya karena saya punya raket dan impian. Kini orang bilang saya bisa  menjadi yang terbesar, namun bagi saya, saya belum sampai ke sana. Orang-orang seperti Chris Evert dan Martina Navratilova serta Steffi Graf, mereka adalah, bagi saya, ikon-ikon pamungkas dalam sejarah tenis putri," katanya.

Williams pernah berjuang keras melawan emosinya setelah saudara tirinya, Yetunde Price, ditembak mati 10 tahun pada usia 31 oleh angggota geng. Price adalah pembantu pribadi Serena.

Usai Williams menjalani operasi kaki setelah kemenangan Wimbledon 2010, dia beristirahat 20 pekan. Dia tidak bisa tampil pada tiga turnamen besar dan hampir setahun tak pernah turun lapangan.

"Dokter bilang saya punya gumpalan dalam kedua paru-paru saya. Banyak orang mati karena Anda tak mengenalinya," kata Williams pada tahun 2011.

"Saya tak bisa bernapas, jujur saya katakan saya sempat berpikir pupus sudah. Beberapa hari lagi dan itu tak membaik. Itu mungkin akhir dari karir.

"Berada di puncak permainan Anda dan memiliki sesuatu yang sepertinya terjadi secara acak adalah sulit, dan itu sungguh membuat saya menghargai apa pun."

Yang membantu Williams menghadapi semua itu adalah Patrick Mouratoglou, yang mulai bekerja tahun lalu setelah dia tersisih di putaran pertama Prancis Terbuka. Dialah yang mengantarkan Williams menjuarai AS Terbuka 2012 dan Roland Garros tahun ini.

Kini Williams menyasar targetnya sendiri.

"Seperti turnamen ini saya memulai menyusun sasaran lain untuk saya sendiri dan itu sungguh bekerja," kata dia. "Saya hanya memulai itu dan saya menikmatinya."

Williams mempersembahkan suksesnya untuk sang pelatih dan ayahnya, Richard Williams. Dia tetap setiap pada ayahnya bahkan ketika kedua orangtuanya bercerai.

"Saya tak akan meraih satu pun gelar tunggal tanpa dia dan dukungannya," kata Williams. "Dia sungguh pelatih yang hebat. Dia juga sangat inovatif.

"Salah satu alasan mengapa saya masih bermain di sejumlah turnamen besar pada usia 30 adalah karena dia yang membangun permainan saya dan permainan saudara saya.

Dia memberi kami sebuah fondasi yang bagus. Fondasi ini kokoh dan tidaklah lemah, sehingga kami selalu bisa mengembangkan permainan kami."(ant)


11.36 | 0 komentar | Read More

Rekor Gland Slam Masih Dipegang Court dan Steffi Graf

TRIBUNMANADO.CO.ID, NEW YORK - Serena Williams memenangi gelar juara tunggal putri AS Terbuka untuk kelimakalinya usai mengalahkan peringkat dua dunia Victoria Azarenka 7-5, 6-7 (6/8), 6-1.

Ini juga adalah gelar ke-17 tunggal putri Grand Slam yang diraih Serena.

Namun dalam total juara Grand Slam, Serena masih di bawah senior-seniornya, seperti Helen Wills-Moody, Christ Evert dan Martina Navratilova.

Berikut daftar petenis putri sepanjang masa yang paling seringa menjuarai Grand Slam, dikutip dari AFP.
 
24 - Margaret Court (Australia)
22 - Steffi Graf (Jerman)
19 - Helen Wills-Moody (AS)
18 - Chris Evert (AS), Martina Navratilova (AS)
17 - Serena Williams (AS)
12 - Billie Jean-King (AS)


11.36 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger