Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Tribun FC Siap Menghadapi TB Gramedia FC di Megamas Siang ini

Written By Unknown on Sabtu, 09 Maret 2013 | 11.35

Tribun Manado - Sabtu, 9 Maret 2013 11:24 WITA

Laporan wartawan Tribun Manado, Dion DB Putra

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado

- Tim Tribun Manado FC siap menghadapi tim tangguh TB Gramedia Manado dalam pertandingan futsal di arena My Futsal Megamas, Sabtu (9/3/2013).

Pertandingan kedua tim yang dijadwalkan mulai pukul 11.15 Wita siang ini dalam rangka syukuran Grup Kompas Gramedia wilayah Sulawesi Utara.

"Persiapan tim Tribun cukup baik menghadapi pertandingan hari ini. Teman-teman sudah menjalani latihan khusus sejak dua minggu lalu," kata Manajer Tim Tribun FC, Fanny Nangoi, Sabtu (9/3/2013).

Fanny memprediksikan pertandingan antara kedua tim bakal berlangsung ketat karena Tim TB Gramedia Manado pun sudah persiapkan diri dengan baik.

"Tapi bukan kemenangan semata tujuannya. Laga ini untuk mempererat kebersamaan kita sebagai karyawan KG Grupn" kata Fanny.


11.35 | 0 komentar | Read More

Sabtu Sore Status Hercules Cs Ditetapkan

Tribun Manado - Sabtu, 9 Maret 2013 11:36 WITA

ERITA KOTA/ANGGA BHAGYA NUGR

Hercules (tengah, jongkok) beserta puluhan anak buahnya digiring oleh aparat ke Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (8/3/2013) malam. Mereka ditangkap terkait bentrokan dengan membawa senjata api di kawasan Jalan Lapangan Bola, Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat, sore harinya.

TRIBUNMANADO.CO.ID,JAKARTA - Hercules Rozario Marshal bersama 50 anak buahnya masih dilakukan pemeriksaan intensif di Mapolda Metro Jaya, Sabtu (9/3/2013).

Demikian diungkapkan Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto melalui pesan singkatnya kepada Tribunnews.com. "Masih diperiksa," ucap Rikwanto.

Hingga saat ini belum ada satu orang pun yang dilakukan penahanan maupun ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan, pengrusakan dan melawan petugas.

"Sore nanti dìtentukan (statusnya)," ujarnya.

Sementara Hercules sebelumnya membantah jika kelompoknya melakukan provokasi saat anggota kepolisian menggelar apel di lokasi tersebut.

"Ini itu salah paham, saya itu malah mempersilahkan polisi apel. Jadi awalnya pas saya pulang ke rumah, ada laporan kalau mau ada apel polisi," ujar Hercules saat digelandang dari Krimum ke Resmob Polda Metro Jaya, Jumat (8/3/2013) malam.

Kemudian usai mendapat informasi tersebut, Herkules datang ke lokasi apel dan sempat berbincang-bincang dengan pihak kepolisian. Setelah itu, Hercules kembali pulang ke rumahnya yang terletak di belakang ruko PT Tjakra Multi Strategi.

Selang beberapa lama, Hercules mengaku mendapat laporan jika terjadi salah paham antara pihak pengembang dengan manajemen.  Kemudian Hercules kembali ke TKP dan berbincang dengan pihak manajemen pengembang dan polisi.

"Terus saya balik lagi ke rumah.  Tiba-tiba polisi tangkap saya. Saya tidak tahu apa yang terjadi di sana. Ini sepertinya ada salah paham," terang Herkules. 

Kemudian saat ditanya mengenai adanya pemerasan yang dilakukan pihaknya, Herkules membantah hal tersebut. "Tidak ada pemerasan," kata Hercules.

Sampai dengan berita ini diturunkan, Hercules bersama dengan 50 anak buahnya masih menjalani pemeriksaan intensif di Polda Metro Jaya.


11.35 | 0 komentar | Read More

Hatta Rajasa Tertawa Ditanya soal Tuntutan Rasyid

Tribun Manado - Sabtu, 9 Maret 2013 11:41 WITA

TRIBUNMANADO.CO.ID,JAKARTA - Rasyid Rajasa dituntut delapan bulan dengan masa percobaan karena insiden tabrakan di Tol Jagorawi yang menyebabkan dua orang tewas. Saat dimintai komentar terkait tuntutan itu, Hatta Rajasa hanya tertawa.

Awalnya, Hatta, yang baru saja selesai melakukan rapat terbatas dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Bandara Halim Perdanakusuma pada Sabtu (9/3/2013) pagi, ditanya soal perkembangan hasil kunjungan ke luar negeri yang dilakukan Presiden dan para menteri. Hatta pun panjang lebar memaparkan adanya komitmen investasi baru dari sejumlah produsen otomotif hingga teknologi telekomunikasi.

Namun, saat ditanyakan soal tuntutan atas Rasyid, Hatta hanya tertawa. Ia pun langsung menutup pintu mobil dinasnya dan langsung meninggalkan bandara Halim Perdanakusuma.

Rasyid Rajasa merupakan terdakwa kasus kecelakaan BMW X2 maut yang menabrak Daihatsu Luxio berpenumpang 10 orang di Tol Jagorawi. Dia dituntut 8 bulan penjara dengan masa percobaan 12 bulan dan denda Rp 12 juta subsider 6 bulan kurungan. 

Tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) tersebut jauh lebih rendah daripada ancaman hukuman pasal yang menjerat Rasyid. Seharusnya, atas kelalaiannya berkendara yang menyebabkan korban jiwa itu, ia terancam hukuman maksimal 6 tahun penjara dan denda Rp 12 juta. Namun, menurut jaksa, ada salah satu hal penting yang akhirnya meringankan hukuman Rasyid, yakni terdakwa telah berdamai dengan korban.

Unsur meringankan lainnya, menurut Jaksa, keluarga Rasyid langsung menyantuni keluarga korban. Mereka membiayai dengan tuntas seluruh pengobatan, menyantuni, dan menanggung biaya kuliah anak yang ditinggalkan, bahkan mengganti baru mobil yang ditabrak.

Rasyid juga dianggap sopan dan tidak mempersulit jalannya persidangan. Ditambah lagi, usianya yang masih muda dan berstatus mahasiswa.

Selain itu, menurut JPU, meski mengantuk dan jelas-jelas menabrak Luxio F 1622 CY di depannya, Rasyid tidak dinilai sebagai satu-satunya penyebab kecelakaan. Berdasarkan keterangan saksi ahli, kursi penumpang di mobil Luxio yang sudah dimodifikasi juga membuat penumpang yang duduk di belakang tidak aman.

Atas tuntutan jaksa ini, Rasyid akan mengajukan nota pembelaan terpisah dengan penasihat hukumnya pada persidangan berikutnya yang akan digelar pada Kamis (14/3/2013) mendatang.

11.35 | 0 komentar | Read More

Hercules Harus Diborgol

Tribun Manado - Sabtu, 9 Maret 2013 11:46 WITA

TRIBUNMANADO.CO.ID,JAKARTA - Saat ditangkap di Perumahan Kebon Jeruk Indah, Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat, Hercules Rozario Marcal dan 45 anak buahnya tidak melakukan perlawanan.

Mereka patuh saat diperintahkan telungkup dengan tangan ke belakang. Tangan mereka pun diplakban.

Hercules dan anak buahnya tidak berdaya ketika Resmob Polda Metro Jaya yang dipimpin Kasat Resmob Polda Metro Jaya AKBP Herry Heryawan datang bersama sekitar 20 anak buahnya. Mereka membawa senjata laras panjang.

Saat tiba, Kasat Resmob Polda langsung mencari Hercules. "Herculesnya mana... Hercules mana? Tangkap saja langsung, lakban... lakban," kata Herry saat turun dari mobilnya yang terparkir di pertokoan Tjakra Multi Strategi, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Jumat (8/3/2013) sore kemarin.

Kemudian, Herry melihat dari arah Perumahan Kebon Jeruk Indah Hercules bersama dengan Kasat Reskrim Mapolres Jakarta Barat AKBP Hengki Haryadi menuju pertokoan.

"Itu Hercules sudah diborgol belum? Borgol, pokoknya harus diborgol! Lakban!," perintah dia.

Kemudian Hercules dimasukkan ke dalam mobil patroli. Kemudian dia dibawa ke arah 45 anak buahnya yang sedang tengkurap dan diplakban tangannya. Tak lama setelah itu, empat mobil angkot M-11 masuk ke dalam kawasan pertokoan.

Anak buah Hercules dibawa menggunakan angkot, sedangkan Hercules berada di dalam mobil patroli untuk dibawa ke Mapolda Metro Jaya.


11.35 | 0 komentar | Read More

Tim Pertama Tribun Manado FC Ungguli Tim TB Gramedia

Tribun Manado - Sabtu, 9 Maret 2013 12:10 WITA

Laporan wartawan Tribun Manado, Dion DB Putra

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado

- Tim  pertama Tribun Manado FC  menang saat menghadapi tim tangguh TB Gramedia Manado dalam pertandingan futsal di arena My Futsal Megamas, Sabtu (9/3/2013).

"Tribun Manado FC menang 6-4 saat lawan Tim futsal TB Gramedia," ujar Manajer Tim Tribun FC, Fanny Nangoi.

Kemenangan ini diraih setelah lewat adu pinalti setelah skor imbang 3-3 hingga akhir pertandingan.

Kompetisi Futsal Kompas Gramedia ini diselenggarakan  dalam rangka syukuran Grup Kompas Gramedia wilayah Sulawesi Utara.


11.35 | 0 komentar | Read More

Ketua Komisi I DPR: Bentrokan TNI-Polri di OKU Kriminal Serius

Written By Unknown on Jumat, 08 Maret 2013 | 11.35

Tribun Manado - Jumat, 8 Maret 2013 10:47 WITA

TRIBUNMANADO.CO.ID-Ketua Komisi I DPR RI, Mahfudz Siddiq mendesak penegak hukum menindak tegas secara hukum oknum pelaku bentrokan TNI-Polri di di Mapolres Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan.

Sebelumnya diberitakan Mapolres OKU dirusak dan dibakar oknum anggota tentara Yon Armed 76/15 Tarik Martapura Kamis (7/3/2013) kemarin. Penyerangan yang dilakukan diduga sebagai respon solidaritas anggota TNI yang tewas tertembak oleh oknum Polri akhir Januari lalu.

"Tindak tegas secara hukum oknum pelaku bentrok polisi dan prajurit TNI yang mengakibatkan korban. Ini tindakan kriminal serius," tegas Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) kepada Tribunnews.com, Jakarta, Kamis (7/3/2013).

Selain faktor-faktor pemicu yang beragam di lapangan, lanjut Mahfudz, diduga ada faktor laten yang mendasari kasus-kasus bentrok antara aparat Polisi dengan Prajurit TNI. Yaitu, kecemburuan sosial dan penataan konsep teritorial yang selama ini dikembangkan TNI. Khususnya TNI AD.

Karenanya, menurut dia, perlu ada kajian serius dan komprehensif tentang masalah ini agar ke depan tidak muncul lagi kasus-kasus serupa.

"Saya sangat menyesalkan terjadinya bentrok antara aparat polisi dengan prajurit TNI yang akibatkan korban jiwa dan terbakarnya kantor polisi," ujarnya.

Karenanya, Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini mendesak kedua belah pihak, yakni Markas Besar Polri dan TNI segera mengambil langkah cepat tegas untuk menghentikan kejadian ini.

Selain itu dia juga mendesak Mabes Polri dan TNI untuk segera membentuk tim gabungan pencari fakta atas kejadian yang membuat warga mencekam tersebut.

"Saya desak Mabes Polri dan Mabes TNI segera ambil langkah cepat dan tegas serta bentuk tim gabungan pencari fakta," ujar Mahfudz.

Menurutnya, kasus ini jangan dibiarkan berlarut. Karena itu dia mendesak Mabes Polri dan TNI segera menemukan pangkal sebab serta tindakan hukumnya.


11.35 | 0 komentar | Read More

Tottenham Bantai Inter 3-0

Tribun Manado - Jumat, 8 Maret 2013 10:42 WITA

TRIBUNMANADO.CO.ID-Tottenham Hotspur menang telak 3-0 melawan Inter Milan pada pertemuan pertama babak 16 besar Liga Europa di Stadion White Hart Lane, London, Kamis atau Jumat (8/3/2013) dini hari WIB. Tiga gol kemenangan Tottenham dihasilkan Gareth Bale (6), Gylfi Sigurdsson (18), dan Jan Vertonghen (53).

Sebelum pertandingan, Bale menjadi sorotan karena pernah menyulitkan Inter dalam dua pertemuan kedua tim di Liga Champions musim 2010-2011. Kali ini, Bale juga langsung memberikan bukti bahwa ia memang menjadi "monster" gawang Inter.

Pertandingan baru berjalan enam menit, pemain asal Wales itu sudah mampu menaklukkan gawang Inter yang dikawal Samir Handanovic. Umpan silang Sigurdsson disambut sundulan Bale yang menang duel udara dengan Esteban Cambiasso. Bola mengarah ke pojok gawang tanpa bisa dihentikan Handanovic.

Satu menit kemudian, Bale kembali memberikan ancaman. Kali ini, umpan Bale diteruskan tendangan keras Jermain Defoe yang beruntung masih bisa diselamatkan Handanovic.

Memasuki menit ke-18, publik White Hart Lane kembali bersorak. Berawal dari umpan silang Aaron Lennon, Defoe melepaskan tendangan setelah memutar badan, tetapi masih bisa diblok Handanovic. Bola muntah tak disia-siakan Sigurdsson untuk menggandakan kedudukan.

Inter baru memperoleh peluang emas mencetak gol pada menit ke-38. Menerima umpan Antonio Cassano, Ricky Alvarez tinggal berhadapan dengan kiper Tottenham, Brad Friedel. Namun, tendangan kaki kiri Alvarez masih melenceng tipis dari sasaran. Skor babak pertama tetap 2-0 untuk keunggulan Tottenham.

Pada babak kedua, Tottenham terus menekan daerah pertahanan Inter. Pasukan Andrea Stramaccioni juga belum bisa menampilkan bentuk permainan terbaik seusai jeda.

Empat menit babak kedua berjalan, Tottenham hampir memperbesar keunggulan. Dari sebuah tendangan bebas, Bale mengirimkan umpan ke tiang jauh ke arah Vertonghen. Sayangnya, Vertonghen gagal memaksimalkan umpan tersebut menjadi gol.

Memasuki menit ke-53, Vertonghen tak menyia-nyiakan kesempatan berikutnya. Umpan sepak pojok Bale disambut sundulan eks kapten Ajax Amsterdam itu untuk membobol gawang Inter dan membuat skor menjadi 3-0.

Tertinggal tiga gol membuat Inter berada dalam tekanan. Akan tetapi, Tottenham tampil nyaris sempurna dengan terus menggempur pertahanan sang lawan.

Pertengahan babak kedua atau tepatnya menit ke-69, Lennon hampir saja membuat Inter semakin tenggelam. Beruntung, upaya Lennon dari sisi kanan masih bisa dimentahkan Handanovic.

Inter kembali memiliki kesempatan mencuri gol tandang. Pada menit ke-74, Palacio yang masuk pada awal babak kedua tinggal berhadapan dengan Friedel. Akan tetapi, sepakan mendatar Palacio masih bisa dihentikan Friedel dengan kakinya.

Skor tetap 3-0 untuk kemenangan Tottenham saat wasit meniupkan peluit tanda berakhirnya pertandingan. Hasil ini membuat Inter membutuhkan kemenangan besar saat gantian menjamu Tottenham di Stadion Giuseppe Meazza.

Susunan Pemain
Tottenham: 24-Brad Friedel; 28-Kyle Walker, 13-William Gallas, 5-Jan Vertonghen, 32-Benoit Assou-Ekotto; 8-Scott Parker, 19-Moussa Dembele (29-Jake Livermore 64); 7-Aaron Lennon (16-Kyle Naughton 82), 22-Gylfi Sigurdsson (14-Lewis Holtby 71), 11-Gareth Bale; 18-Jermain Defoe
Pelatih: Andre Villas-Boas

Inter: 1-Samir Handanovic; 4-Javier Zanetti, 23-Andrea Ranocchia, 40-Juan Jesus (46-Rodrigo Palacio 46), 26-Cristian Chivu; 19-Esteban Cambiasso, 21-Walter Gargano; 11-Ricky Alvarez (42-Jonathan 67), 29-Mateo Kovacic (14-Fredy Guarin 55), 31-Alvaro Pereira; 99-Antonio Cassano
Pelatih: Andrea Stramaccioni

Wasit: Antonio Mateu Lahoz (Spanyol)


11.35 | 0 komentar | Read More

Apa Rencana Pensiun Presiden Setelah 2014?

Tribun Manado - Jumat, 8 Maret 2013 10:47 WITA

TRIBUNMANADO.CO.ID- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengaku belum memutuskan rencananya setelah tidak lagi menjabat sebagai orang nomor satu di Indonesia pada 2014.

"Saya dengan Ibu Ani, isteri tercinta, sering mendiskusikan hal ini," kata Presiden dalam konferensi persnya di Budapest, Kamis (7/3/2013).

Presiden mengaku memiliki banyak rencana yang ingin diwujudkannya setelah 2014. Ia mengatakan bahwa dirinya acapkali membahas mengenai hal itu dengan Ibu Negara setiap akhir pekan.

"Pernah terlintas ide membuka warung nasi goreng. Tiba-tiba, dua minggu kemudian, terlintas ide tanam cabai saja," tuturnya.

Namun, kata Presiden, ada pula yang menyarankan agar ia menjadi pembicara mengingat pengalamannya sebagai presiden dan pergaulan internasionalnya. Kawan yang lain, kata Presiden, memberi ide pekerjaan yang lain pula.

"Tapi saya belum putuskan. Yang jelas, insya Allah, apapun yang akan saya lakukan nanti pastilah sesuatu yang halal," katanya.

Pada kesempatan itu Presiden Yudhoyono juga mengaku bahwa ia tidak akan mengganggu pemimpin mendatang dalam menjalankan tugasnya. "Malah saya akan membantu, kalau pemimpinnya nanti ingin dibantu," katanya.


11.35 | 0 komentar | Read More

PAN Tegaskan Hatta Tak Terima Duit Bank Century

Tribun Manado - Jumat, 8 Maret 2013 10:56 WITA

TRIBUNMANADO.CO.ID-Ketua DPP PAN Bara Hasibuan kembali menegaskan Hatta Rajasa tidak pernah disebut-sebut Anas dalam kaitannya dengan bank century. Menurutnya hal tersebut sudah jelas setelah Anas menyatakan tidak pernah menyebut nama Ketua Umum PAN tersebut.

"Kemarin kan salah satu anggota kita, Viva Yoga sudah khusus datang ke Anas untuk mengklarifikasi apakah betul, dan sudah dikatakan tidak betul. Sudah clear," ujar Bara di Kantor DPP PAN, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Kamis (7/3/2013).

Ia juga mengatakan Hatta sendiri sudah beberapa kali membantah ikut terlibat atau menerima aliran dana dari Bank Century, sehingga sudah tidak perlu diributkan lagi persoalan tersebut.

"Sudah pernah dibantah Pak Hatta. Dan sudah diaudit BPK tidak ada dana yang mengalir ke timses SBY," imbuhnya.

Seperti diketahui, sempat ramai beredar kabar bahwa Anas membeberkan nama-nama baru terkait skandal Bank Century. Beberapa nama disebutkan diungkap oleh Anas dalam pertemuan tersebut.


11.35 | 0 komentar | Read More

Car Free Day, Wali Kota Manado Ngantor Naik Angkot

Tribun Manado - Jumat, 8 Maret 2013 15:47 WITA

Laporan wartawan Tribun Manado Herviansyah


TRIBUNMANADO/HERVIANSYAH

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO

- Wali Kota Manado Vicky Lumentut pergi ke kantornya dengan menggunakan angkot. Di dampingi dengan dua orang stafnya ia menaiki angkot dari rumah dinasnya di Bumi Beringin ke Kantornya yang terletak di Sparta Tikala, Jumat (8/3/2013).

Saat turun dari angkot, Lumentut yang menggunakan kemeja kotak-kotak biru putih dan memegang buku agenda ditangan kirinya, langsung membayar kepada sopir angkot, sopir angkot pun tersenyum menerima uang dari Vicky Lumentut. Saat membayar ia lalu bercakap-cakap dengan penumpang yang berada di depan. "Apa kabar.. Sudah sekalian yah," ujarnya sambil tersenyum.

Penumpang yang duduk disamping sopir yang merupakan seorang ibu-ibu berkerudung dan membawa anak terlihat semringah karena ongkosnya dibayarkan oleh Wali Kota Manado. "Terima kasih banyak pak wali kota," ujarnya sambil tersenyum.

"Syukur angkot saya di naiki pak wali kota. Jarang-jarang seperti ini," ujar sopir angkot yang enggan disebutkan namanya. Dia   pun kemudian menjalankan kembali angkotnya sesuai dengan trayeknya.

Saat berjalan masuk ke kantornya ia Lumentut kemudian menyalami beberapa pegawainya yang kebetulan bertemu dengannya. "Halo apa kabar??" Katanya sambil mengulurkan tangannya untuk bersalaman

Kemudian dijawab oleh para pegawai serentak. "Baik pak," ujarnya sambil bersalaman.

Lalu dia pun kembali berjalan menapaki tangga-tangga menuju ruangannya di lantai dua.

Kegiatannya naik angkot ke kantor pada hari Jumat untuk mendukung program car free day yang dilaksanakannya. Hal tersebut dilakukan untuk mengurangi polusi udara yang terjadi Manado. "Pada hari Jumat kami memang melarang PNS Pemko Manado untuk membawa kendaraan jika ke kantor," katanya.

Pada tahunsebelumnya car free day dilakukan satu bulan sekali, namun pada 2013 car free day dilakukan
 Setiap minggu. Jika hal ini dilakukan secara terus menerus, nantinya pola pikir pegawai akan berubah, lama kelamaan diharapkan masyarakat akan mengikutinya.

Kabag Humas dan Protokoler Soleman Montori mengungkapnya apa yang dilakukan Wali Kota hendaknya diikuti oleh pegawai lainnya, karena hal ini merupakan kegiatan yang cukup baik, dan perlu didukung semua pihakny.

Dalam car free day memang seluruh kendaran PNS dilarang untuk digunakan kecuali ambulance, pemadam kebakaran dan kendaraan operasional Satpol PP.


11.35 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger