Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Sinyal Gangguan Kesehatan dari Mulut, Urine dan Kaki

Written By Unknown on Minggu, 03 Maret 2013 | 11.35

Tribun Manado - Minggu, 3 Maret 2013 11:36 WITA

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Mengecek kesehatan ke dokter memang diperlukan. Tetapi bukan untuk setiap hari. Karena setiap harinya, tubuh sudah memberitahukan kondisinya kepada kita.

Di sisi lain sinyal tubuh ini menjadi pertanda bahwa kita harus memeriksakan kesehatan ke dokter. Pemberitahuan tersebut dapat dilihat dengan kasat mata, tetapi ada beberapa yang mengirimkan pesan tersembunyi. Untuk mengetahui kiriman sinyal tubuh, kini kita cari tahu sinyal yang ada di mulut, urin, sampai kaki kita.

Sinyal Mulut
- Jika gusi bengkak atau berdarah: menurut drg. Greg Diamond, seorang periodontis dari New York City, kondisi ini mungkin menunjukkan penyakit periodontal yang tidak menyakitkan.

Tetapi bakteri yang ada di gusi dikaitkan dengan penyakit jantung dan stroke. Greg menyarankan rajin gosok gigi dua kali sehari, setelah itu menggunakan dental floss, dan cek kesehatan gigi dua kali dalam setahun.

- Bercak putih atau kemerahan di lidah: jika terdapat titik-titik putih atau kemerahan di lidah sebaiknya periksakan ke dokter. Karena Human Papiloma Virus (HPV) dapat menyerang lidah, tenggorokan, dan mulut, sehingga menyebabkan kanker.

- Lidah halus, mengkilap, dan tidak dapat merasakan rasa: kemungkinan ini kekurangan vitamin B12. Menurut Minka Schofield, seorang otolaryngologist di Ohio State University Medical Center, Colombus, celah di sudut mulut juga dapat menandakan seseorang defisiensi vitamin B.

Sinyal Kulit
- Kulit berubah kering dan gatal: ini bisa terjadi karena reaksi terhadap produk perawatan kulit yang baru. Namun menurut Ava Shamban, dermatologis di Beverly Hills, kulit kering merupakan sinyal tiroid rendah atau anemia.

- Jerawat di rahang: jika muncul jerawat di rahang sebelum PMS atau menstruasi dikarenakan hormon terlalu tinggi. Jerawat hormonal meningkat juga disebabkan karena obat kontrasepsi. Untuk mengatasinya, oleskan lotion jerawat yang mengandung benzoyl peroxide.

- Muncul gatal atau ruam: jika kulit ruam atau gatal-gatal, kemungkinan ini eksim ringan, yang muncul akibat stres. Untuk meringankan gatalnya, kita dapat mengoleskan lotion yang mengandung ceramide beberapa kali sehari atau mintalah resep dokter. Pilihan lain, oleskan minyak zaitun untuk menambah lemak esensial pada kulit dan sifat anti inflamasinya mengurangi ruam.

Sinyal urine
- Urin berwarna kuning pucat atau jernih: ini artinya kita terhidrasi dengan baik atau kita cukup minum.

- Urine kuning pekat: mengindikasikan kurang konsumsi air. Untuk mengatasinya, kita dapat minum air mineral, teh, atau buah kaya air (melon, semangka, pear) setiap hari. Jika kita mengonsumsi multivitamin dalam 24 jam dan urin berwarna kuning terang, berarti tubuh menyerap multivitamin tersebut dengan baik.

"Jika urine berwarna kuning pucat setelah minum tablet multivitamin, mungkin tubuh Anda tidak menyerap dengan baik," tambah Susan Blum, MD, Direktur Blum Center for Health, New York. Blum menyarankan kita mengonsumsi vitamin berbentuk kapsul atau powder, karena mudah bagi tubuh untuk memecahnya.

- Urine keruh: "Keruhan menunjukkan adanya sel darah putih yang mengirimkan sinyal untuk melawan infeksi," kata Blum. Untuk memastikannya, segera periksakan ke dokter spesialis untuk diagnosis yang tepat.

- Urine berdarah atau sangat gelap: di luar jadwal menstruasi, urin berwarna sangat gelap atau terdapat darah segera pergi ke dokter. Karena hal itu salah satu tanda penyakit infeksi kandung kemih dan ginjal.

Sinyal kaki
- Tumit dan telapak kaki sakit saat berjalan: kemungkinan ini karena flatfeet (telapak kaki datar). Ketika kita berjalan, lengkungan telapak kaki sakit karena menopang tubuh lebih dari yang seharusnya. Untuk mengatasinya, sisipkan lengkung telapak kaki agar tidak nyeri.

- Keram ketika berjalan: ini bisa menjadi tanda dari penyakit arteri perifer, di mana darah tidak efektif beredar ke ekstremitas.

"Sirkulasi darah yang buruk dapat menyebabkan penumpukan asam laktat di otot kaki yang menyebabkan keram," kata James Christina, Director of Scientific Affairs American Medical Association Podiatric.


11.35 | 0 komentar | Read More

Lisa Stansfield Tampil Anggun di Java Jazz Festival (FOTO)

Lisa Stansfield Tampil Anggun di Java Jazz Festival (FOTO)

Tribun Manado - Minggu, 3 Maret 2013 11:15 WITA

Tribun Jakarta/Jeprima

Penyanyi jazz asal Inggris, Lisa Stansfield tampil anggun pada Djarum Super Mild Java Jazz Festival 2013 di JIEXPO.

Penyanyi jazz asal Inggris, Lisa Stansfield tampil pada Djarum Super Mild Java Jazz Festival 2013 di JIEXPO, Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (2/3/2013) malam. Foto-foto Tribun Jakarta/Jeprima.

Editor : Robertus_Rimawan


11.35 | 0 komentar | Read More

Ini Kisahnya, Pemulung Menggapai Sarjana


TRIBUNMANADO.CO.ID, BEKASI
- Sepuluh tahun lalu, Wahyudin kecil memulai harinya dengan berjalan kaki menyusuri Jalan Alternatif Cibubur. Ditemani tetangganya, yang dipanggilnya Bibi Ani, sulung dari tiga bersaudara itu berangkat sekitar pukul 01.00 untuk memunguti sampah.

Bocah yang masih duduk di kelas IV Sekolah Dasar itu pun 'resmi' menjadi pemulung. Sejak itu, Wahyudin menjadi perbincangan para tetangga di sekitar tempat tinggalnya, Kampung Kalimanggis Gang Lame RT1/4, Jatikarya, Jatisampurna, Kota Bekasi.

Namun, sepuluh tahun kemudian, pekerjaannya menjadi pemulung telah membawanya hampir menyelesaikan pendidikan hingga tingkat sarjana. "Saya sekarang sedang skripsi, tapi pekerjaan memulung belum saya tinggalkan. Itu salah satu cara saya membiayai kuliah," kata Wahyudin (21) yang kini masih tercatat sebagai mahasiswa Fakultas Ekonomi Jurusan Akutansi, Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka (Uhamka), Pasar Rebo, Jakarta Timur.

Ditemui Warta Kota (Grup TRIBUNnews.com), Jumat (1/3/2013), Wahyudin menuturkan bahwa awalnya dia heran melihat Bibi Ani, tetangganya itu, menumpuk kardus dan plastik sampah di rumahnya. Padahal menurutnya barang-barang itu sudah tak berguna karena dibuang orang. "Bi Ani bilang, jangan salah menilai. Sampah itu bagi orang lain memang sudah tidak berguna, tapi masih bisa jadi uang. Kalau mau terus sekolah, ayo ikut saja memulung," kata Wahyudin mengulang ajakan Bibi Ani.

Tanpa pikir panjang, dia minta ikut menjadi pemulung bersama Jeri, anak lelaki Bibi Ani. Tekad Wahyudin didorong kondisi ekonomi keluarganya yang pas-pasan. Saat itu dia sudah merasa tak akan sanggup melanjutkan sekolah hingga jenjang yang lebih tinggi. Bapaknya, Mija (55), punya dua istri.

Dari istri pertama, Mija memiliki 5 anak. Wahyudin adalah anak sulung dari tiga bersaudara yang lahir dari Fatmawati (38), istri kedua Mija. Mija bekerja serabutan, dari menggarap lahan milik orang, sampai kini menjadi tukang ojek. Jangankan memikirkan biaya sekolah, untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari saja kelimpungan.

"Saya nggak kepengin seperti kakak-kakak saya yang putus sekolah. Awalnya banyak yang mencibir, mungkin mereka menganggap pemulung sama halnya dengan orang yang panjang tangan. Kesininya, saya cuek, karena yakin ini pekerjaan halal dan tidak merugikan orang lain," kata Wahyudin.

Rupanya menjadi pemulung menguras waktu Wahyudin. Sejak sekitar pukul 01.00, dia sudah menyusuri Jalan Alternatif Cibubur. Pukul 02.30, dia mulai masuk Perumahan Taman Laguna sampai menjelang subuh. Siang hari, usai sekolah, dia mengulangi rutenya itu. Karena sering kecapekan, dia jadi tak sempat belajar. Wahyudin cari akal, dia buat tas sendiri dari kantung plastik agar bisa membawa buku pelajaran kemana pun dia memulung.

Di sela istirahat, dia mempelajari buku-buku itu. Dia juga membeli beberapa anak ayam untuk dipelihara. Hasil penjualan ayam itu kemudian ditabung untuk biaya masuk SMPN 28 Bekasi. Selama SMP dia terus memulung agar bisa mengantongi uang jajan dan membayar SPP.

Dia terbantu saat neneknya memberinya sepasang anak kambing untuk diternakkan. Dijualnya kambing itu untuk biaya masuk SMAN 7 Kota Bekasi. Selama SMA, kegiatan memulung sedikit berkurang. Itu karena dia berjualan gorengan keliling kampung dan perumahan. Khawatir tak bisa mewujudkan mimpinya untuk kuliah, dia kembali giat memulung saat libur sekolah. Sehari bisa Rp30 ribu-Rp50 ribu diperolehnya. Dia menyisihkan Rp300 ribu-Rp500 ribu per bulan untuk ditabung.

Menjelang kelulusan, Wahyudin kian gusar. Tabungannya ternyata tak cukup buat ongkos kuliah. Mimpi melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi digambarkan dan dituliskannya di atas kertas. Kemudian ditempelkannya 'kertas mimpi' itu di tembok kamar. "Saya terus berdo'a, saya yakin Allah mengabulkan keinginan saya untuk kuliah," kata Wahyudin.

Laksana jawaban atas doa yang diucapkannya, pertolongan itu datang juga. Beberapa tetangga yang mengenalnya mengulurkan bantuan untuk mencukupi biaya kuliahnya. Meski sudah kuliah, masih tetap memulung. Dia juga terbantu karena mendapatkan beasiswa. Beberapa teman kuliahnya awalnya tak menyangka dia selama ini menjadi pemulung. "Mereka tahu setelah main ke rumah. Ternyata di rumah masih banyak tumpukan sampah kardus dan plastik. Tapi mereka bisa menerima," ujar Wahyudin.

Di sela kegiatan kuliah serta mencari penghasilan sebagai pemulung dan penjaja gorengan, Wahyudin masih aktif di lingkungan sekitarnya dengan memberikan bimbingan belajar gratis. Dia juga menjadi penyiar di Radio Silaturahim (Rasil), salah satu radio dakwah di kampung itu, setiap Sabtu.

Kini Wahyudin sudah menjalani sidang skripsi. Rencananya dia akan diwisuda Desember 2013. Meski begitu, masih ada cita-cita lainnya yang ingin diwujudkan. Dia berencana melanjutkan kuliahnya ke jenjang S2. "Saya ingin konsentrasi soal perpajakan, sesuai skripsi yang saya buat. Ke depannya, saya juga pengen jadi pengusaha. Saya ingin memberi motivasi bagi orang lain, bahwa pemulung juga bisa berkarya," tutur mahasiswa yang memilih judul Pengaruh Pajak Daerah Dan Retribusi Daerah Terhadap Pendapatan Asli Daerah Kota Bekasi untuk skripsinya itu. (Ichwan Chasani)


11.35 | 0 komentar | Read More

Terbukti atau Tidak, Guru Diduga Asusila Kena Sanksi

Tribun Manado - Minggu, 3 Maret 2013 12:00 WITA

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Taufik Yudi Mulyanto menegaskan, mengaku atau tidak, guru SMAN 22, Jakarta, berinisial T, yang diduga melakukan perbuatan asusila terhadap salah seorang siswinya, tetap dikenai sanksi.  Sanksi tersebut berupa dicopotnya T sebagai Wakil Kepala SMAN 22, sekaligus dibebastugaskan dari profesinya sebagai seorang guru Biologi. Menurut Taufik, sanksi tersebut berlaku sejak 1 Maret 2013.

"Mengaku atau tidak, kami akan periksa terus dan akan dijatuhkan sanksi. Sebagai Wakasek (Wakil Kepala Sekolah) sudah enggak lagi menjabat dan sebagai guru dia tidak lagi diberikan tugas mengajar. Bayangkan dampaknya bila dia terus mengajar," ujar Taufik, saat dijumpai di Bundaran HI, Jakarta, Minggu (3/3/2013).

Selain itu, kata Taufik, untuk memperlancar proses pemeriksaan terhadap T, ia diperintahkan untuk tetap berada di sekolah. "Kami wajibkan dia ada di sekolah untuk memenuhi kebutuhan untuk pemeriksaan lebih lanjut," kata Taufik.

Seperti diberitakan, seorang oknum guru berinisial T (46) diduga melakukan hal tak terpuji kepada seorang siswi berinisial MA (17). T mengancam akan mempersulit akses MA dalam mendapatkan ijazah dan nilai di sekolahnya bila tak menuruti semua perintah T. MA menuturkan, ancaman tersebut diterimanya jika dirinya menolak untuk melayani nafsu T melalui oral seks. MA juga diancam untuk tidak membocorkan hal tersebut. Pelecehan seksual itu dilakukan sebanyak empat kali, pada Juni hingga September 2012.

"Setiap setelah melakukan itu, dia ngancam. Katanya enggak bisa ngambil ijazah, terus nilai UN saya turun," ujar MA saat ditemui wartawan di rumahnya yang tidak jauh dari sekolahnya, Kamis (28/2/2013) sore.

Dengan berlinang air mata, MA mengungkapkan bahwa ia dipaksa melakukan hal itu pertama kali pada Juni 2012 di Jakarta Utara dan tiga kali dilakukan pada Juli 2012, yaitu di Jakarta Utara, Bogor, dan rumah T di Bekasi. Atas sejumlah ancaman tersebut, putri sulung itu takut dan memilih untuk tak menceritakan aibnya kepada siapapun, termasuk sang ibu yang membesarkannya seorang diri.

Selain melakukan ancaman, T memperlakukan MA layaknya wanita bayaran. Setiap kali seusai memaksa MA melakukan oral seks, pelaku menurunkan korban di tepi jalan dekat dengan rumah dan memberi uang Rp 50.000 untuk ongkos pulang. MA yang tak bisa berbuat banyak terpaksa menerimanya dan memilih merahasiakannya.


11.35 | 0 komentar | Read More

FITRA : Kunker DPR ke Tiga Negara Telan Rp 3,17 Miliar

Tribun Manado - Minggu, 3 Maret 2013 12:03 WITA

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - DPR akan mengunjungi Turki, Yunani dan India. Kunjungan kerja ini dilakukan untuk dalam rangka pendalaman penyusunan RUU Kebudayaan dan Perbukuan.

Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) menyebut alokasi total anggaran kunjungan ke ketiga negara akan menghabiskan sebesar Rp.3.179.160.000, dimana, negara yang akan mereka kunjungi adalah seperti negara  India akan menghabiskan anggaran Rp.516.780.000, negara Yunani akan menghabiskan Rp.1.592.370.000, Turki akan menghabiskan sebesar Rp.1.070.010.000.

Koordinator FITRA, Ucok Sky Khadafi mengatakan total anggaran diatas, berdasarkan asumsi, pertama, anggota DPR yang berangkat sebanyak 10 orang, tanpa mengikuti staf DPR,  dan lama perjalanan selama 6 hari kerja.

"Jadi, dari gambaran diatas, kami dari seknas FITRA meminta kepada DPR agar pertama, menghentikan studi bandingkan tanpa alasan apapun. Karena, hanya membuang-buang uang negara saja. Akan lebih baik perjalanan ke luar negeri ini realokasikan kepada  pembangunan atau renovasi banyak situs budaya rusak atau candi yang rusak," kata Ucok kepada Tribunnews, Minggu(3/3/2013).

Kemudian kata Ucok kunjungan kerja ke luar negeri adalah pemborosan anggaran saja, dan hal tersebut tidak rasional, serta tidak ada manfaat bila dikaitkan dengan adat istiadat berdasarkan suku-suku bangsa Indonesia.

"Belajarlah sama-sama suku-suku yang ada di Indonesia daripada belajar ke ketiga negara yang tidak ada kaitannya dengan bangsa kita. Atau kalau mau membuat RUU kebudayaan, tidak usah melancong ke luar negeri lebih baik belajar saja ke pelawak yang baik seperti  Kirun atau Tarsan, dan khusus untuk kebudayaan belajarlah lebih mendalam ke Sudjiwo Tedjo agar lebih pintar," ujar Ucok.


11.35 | 0 komentar | Read More

Balotelli Butuh Mukjizat Lawan Lazio

Written By Unknown on Sabtu, 02 Maret 2013 | 11.35

Tribun Manado - Jumat, 1 Maret 2013 23:18 WITA

TRIBUNMANADO..CO.ID,MILAN - Penyerang AC Milan, Mario Balotelli, mengalami cedera yang membuatnya diragukan tampil melawan Lazio di San Siro, Sabtu (2/3/2013).

Balotelli mengalami cedera ketika tampil dalam Derby della Madonnina melawan Inter Milan, Minggu (24/2/2013). Pemain yang diboyong dari Manchester City mengalami masalah di lututnya usai bertabrakkan dengan kiper Samir Handanovic.

"Balotelli takkan tampil karena tulang keringnya mengalami memar. Kecuali ada mukjizat yang terjadi dari saat ini sampai Sabtu pagi, dia tidak akan tampil melawan Lazio," jelas pelatih Massimiliano Allegri.

Hal ini merupakan pukulan telak bagi Milan mengingat penampilan Balotelli yang gemilang semenjak didatangkan dari Manchester City pada bursa transfer Januari 2013. Sejauh ini, "Super Mario" telah mencetak empat gol dari empat laga Serie-A.

Laga ini juga merupakan pertandingan krusial bagi "I Rossoneri". Milan mengincar peringkat ketiga yang saat ini ditempati oleh Lazio. Tim besutan Massimiliano Allegri ini hanya terpaut dua poin dari Lazio yang mengemas 47 angka.


11.35 | 0 komentar | Read More

Regina Mangkey : Legislatif Jangan Kebanyakan Jalan-Jalan

Tribun Manado - Jumat, 1 Maret 2013 23:26 WITA

Laporan wartawan Tribun Manado Defriatno Neke

PARTAI Politik saat ini sudah mulai mengusung nama-nama calon legislatif (caleg) DPR RI dan DPRD Provinsi dan Kabupaten Kota periode 2014-2019. Tentunya para caleg tersebut akan menjadi harapan dan menjadi aspirasi dari masyarakat.

Hal ini seperti diutarakan Sub Branch Card Manager PT Bank Mega Tbk Kantor Cabang Pembantu (KCP) Calaca, Regina Mangkey, yang mengharapkan agar para wakil rakyat nantinya lebih pro terhadap masyarakat. Menurutnya, kinerja anggota dewan saat ini masih belum terlalu maksimal dengan baik.

"Buktinya banyak anggota dewan yang mangkir waktu rapat paripurna banyak yang tidur. Juga sangat mengecewakan rakyat dengan rencana pembangunan gedung yg super mewah," kata ibu dari Matthew dan Michelle saat ditemui Tribun Manado di Kantornya, Jumat (1/3).

Regina menambahkan agar banyak anggota dewan melakukan kunjungan kerja keluar negeri namun hasilnya nihil dan bahkan kunjungan kerja kesannya seperti jalan-jalan. Padahal menurutnya, lebih baik bila anggaran kunjungan kerja tersebut dialihkan untuk pembangunan infrastruktur seperti perbaiki jalan.

"Jangan kebanyakan jalan-jalan mendingan anggarannya digunakan buat memperbaiki jalan-jalan yang rusak. Dan lebih baik menyusun program yang lebih berpihak kepada masyarakat kecil Jangan cuma condong ke investor tapi tidak memperhatikan hak-hak rakyat. Akibatnya yang kaya makin kaya dan yang miskin akan semakin miskin," ujarnya.

Wanita berambut panjang ini mengharapkan agar para caleg pada periode berikutnya agar tidak korupsi dan dapat bekerja dengan penuh hati nurani kepada masyarakat. Selai itu juga  berani kritis terhadap kebijakan pemerintah yang merugikan masyarakat.

"Caleg nantinya menyusun program yang dapat membangun masyarakat dan mereka lebih mengutamakan kepentingan rakyat dengan berani kritis terhadap kebijakan pemerintah yang merugikan masyarakat nantinya," ucap Regina.


11.35 | 0 komentar | Read More

Ini Wisata Bahari di Minahasa Tenggara

Tribun Manado - Sabtu, 2 Maret 2013 10:21 WITA

Minahasa Tenggara sudah dikenal dan populer di antara orang-orang Eropa karena hasil bumi dan keindahan alamnya. Kabupaten yang masuk di Sulawesi Utara ini sering kali disebut sebagai salah satu tempat pariwisata bahari di Indonesia. Pasalnya, Minahasa Tenggara memiliki alam yang indah dan dikenal juga sebagai salah satu spot untuk menyelam di Sulawesi Utara selain Taman Nasional Bunaken.

Minahasa Tenggara yang secara geografis berada di tepi pantai, menguntungkan bagi wisatawan yang berlibur ke sana. Menikmati matahari terbit dan terbenam sambil memotret merupakan pengalaman yang sangat menyenangkan.

Untuk menuju Minahasa Tenggara ini paling mudah adalah melalui Manado. Dari Manado kita melalui jalan darat dengan lama perjalanan 3 sampai 4 jam melalui jalur selatan Sulawesi. Sebaiknya selama perjalanan kita membawa obat anti mabuk karena perjalanan menuju ke Minahasa Tenggara jalannya sangat berkelok-kelok. Adapun detail transportasi menuju ke sana adalah sebagai berikut.

Transportasi

Untuk transportasi dari Manado ke Ratatotok biasanya dengan taksi mobil station wagon seperti Kijang atau Innova. Per orang Rp 35.000. Bisa juga dengan Bus Damri, Rp 20.000. Perjalanan ke Ratatotok ditempuh sekitar 3 jam. Kalau mau juga bisa naik ojek motor (Rp 100.000). Kalau mau carter mobil juga bisa. Mobil seperti Avanza sekitar Rp 250.000 per hari tanpa bensin dan tanpa sopir. Mobil bisa disewa di Manado.

Penginapan

Untuk penginapan bisa menginap di rumah penduduk dengan tarif sekitar Rp 200.000 – Rp 400.000 tergantung jenis rumah. Itu sudah termasuk sekali makan. Tapi laundry tidak termasuk.

Ada juga penginapan yang dikelola oleh Yayasan Ratatotok Buyat yang didirikan PTNMR. Tetapi untuk menginap harus mendapatkan rekomendasi dari PTNMR dulu karena masih merupakan wilayah perusahaan. Rate penginapan disini sekitar Rp 200.000 – 350.000 tergantung jenis kamar dan fasilitas (ada yang kipas angin atau AC). Itu sudah termasuk makan 3 kali sehari dan laundry. Biasanya yang menginap adalah tamu-tamu PTNMR dan para penyelam yang banyak datang sekitar bulan November hingga Mei saat cuaca di Teluk Buyat bersahabat.

Sesampai di Minahasa Tenggara ada beberapa obyek wisata yang harus dikunjungi, apa sajakah objek wisata tersebut.

Pantai Lakban

Pantai Lakban ini berada di Ratatotok, Minahasa Tenggara. Saat yang paling tepat untuk menikmati pantai ini saat pagi hari. Pantai Lakban sangat terawat dan mempunyai pemandangan yang indah. Di sisi pantai banyak terdapat bukit-bukit yang mengelilinginya dan kita bisa menaiki bukit tersebut dan menikmati keindahan Teluk dari atas bukit ini.

Selain menikmati aktivitas pantai kegiatan wisata yang dapat dilakukan di tempat ini antara lain menikmati taman laut dengan berkeliling menggunakan kapal nelayan, naik perahu berkaca snorkeling dan menyelam.

Karena kondisi saya waktu itu sedang tidak fit, maka saya memutuskan untuk berenang dan snorkeling saja. Dengan menyewa kapal dari penduduk desa nelayan sekitar Rp 500.000 sampai Rp 700.000 per harinya.

Ketika snorkeling, saya banyak melihat ikan-ikan berwarna-warni dan terumbu karang yang sebagian besar sudah tumbuh. Sepertinya biota laut di Pantai Lakban ini sangat sehat karena banyaknya ikan dan terumbu karang yang tumbuh. Hanya sayangnya sebagian terumbu karang yang rusak akibat pengeboman dari oknum nelayan nelayan saat mereka mencari ikan.

Nama pantai Lakban ini dahulu dinamakan Teluk Buyat dan sempat santer diisukan pantai di sini tercemar limbah tambang pada tahun 2004. Setelah aktivitas penambangan tutup Pantai Buyat ini diubah menjadi Pantai Lakban dan sekarang menjadi destinasi wisata pantai yang diunggulkan di Minahasa Tenggara.

Danau Messel

Danau ini dinamakan Messel karena pada saat ditemukan ada bangunan dari beton yang diperkirakan ada sejak zaman Belanda, sehingga dinamakan Danau Messel. Untuk mencapai Danau Messel ini cukup sulit karena harus melalui jalan yang berbatu.

Sebetulnya Danau Messel ini bukanlah danau alami, tetapi bekas site Tambang PT Newmont Minahasa Raya yang sudah direklamasi dan saat ini menjadi danau tempat wisata. Buat yang hobi memancing di danau ini -- menurut indo dari polisi hutan yang menjaganya -- banyak terdapat ikan mas dan mujair.

Setelah puas menikmati beberapa obyek wisata di Minahasa Tenggara, saatnya pulang menuju ke Manado dan dilanjutkan ke Jakarta. Ada baiknya kita menginap di Manado sehari dan pulang dari Minahasa Tenggara ini di pagi hari. Alasannya, selama perjalanan pulang kita bisa mampir di Tomohon dan menikmati pemandangan Pegunungan Lokon yang saat ini masih aktif. Karena kita melewati jalur selatan saya sangat merekomendasikan untuk mampir di Danau Linow.

Danau Linow

Danau Linow ini terbilang baru untuk destinasi wisata di Sulawesi Utara, saat memasuki kawasan danau saya cukup kaget juga karena tiket yang dibayarkan adalah Rp 25.000 dan relatif agak mahal untuk wisata  lokal.

Tetapi setelah tiba di tepi Danau Linow, saya sangat terkesima dengan keindahan danaunya, suatu destinasi yang sangat terawat dan bersih. Di sepanjang tepi danau kita bisa melihat itik dan angsa yang berseliweran dengan lucunya mereka berenang bersama anak-anak itik.

Yang membuat spesial Danau Linow ini adalah warna danaunya yang bisa berubah berwarna warni ketika terkena sinar matahari. Yang membuat warna-warni danau ini ternyata karena tingginya kadar belerang yang ada di danau ini.

Di sudut-sudut danau ada disediakan kafe yang menghadap danau dengan pemandangan indah langsung menuju danau. Tiket masuk tadi ternyata bisa ditukarkan dengan secangkir teh hangat atau kopi disertai dengan kue bangket yaitu kue tradisional Minahasa yang terbuat dari sagu. Menikmati teh hangat disuguhi pemandangan indah Danau Linow adalah pengalaman yang sangat berkesan. (BARRY KUSUMA)


11.35 | 0 komentar | Read More

2 Petambang Emas Minahasa Belum Ditemukan

Tribun Manado - Sabtu, 2 Maret 2013 10:25 WITA

 TRIBUNMANADO.CO.ID-Hingga Sabtu (2/3/2013) pagi ini, dua petambang emas yang terjebak di lubang di lokasi Penambang Emas Tanpa Izin (PETI) Tatelu, Kecamatan Dimembe, Minahasa Utara, belum berhasil ditemukan. Ketika sedang mencari emas, keduanya diduga terperosok dan tertimbun runtuhan tanah yang longsor pada kedalaman sekitar 30 meter di bawah tanah.

Lubang yang sangat sempit dan hanya berdiameter sekitar 30 cm sangat menyulitkan upaya pencarian korban. "Di bagian bawah lubang semakin menyempit dan tanah terus runtuh," ujar salah satu petambang yang turun ke dalam lubang.

Ari Ratu Manua (31) dan Brian (21), dua petambang tersebut, terperosok pada Jumat (1/3/2013) siang. Praktis upaya penyelamatan telah berlangsung sekitar 20 jam. Tim SAR Manado yang turun sejak kejadian terus berupaya tanpa henti.

"Kami akan terus melakukan upaya pencarian dan penyelamatan hingga menemukan kedua korban," ujar anggota Tim SAR Manado, Feri Arianto, kepada Kompas.com di lokasi kejadian.


11.35 | 0 komentar | Read More

Mega Aerobik di MC Donald Meriah

Tribun Manado - Sabtu, 2 Maret 2013 10:27 WITA

Laporan Wartawan Tribun Manado Kevrent Sumurung

TRIBUNMANADO.CO.I'd, MANAD

O-Ramai, itulah yang terlihat pada senam mega erobik yang diselenggarakan di depan MC Donald Mega Mas Manado, Sabtu (3/3). Antusias masyarakat cukup tinggi mengikuti event yang rutin dilakukan tiap minggunya itu.

Mega erobik yang di instrukturi oleh Debora itu, kali ini bekerjasama dengan XL, Pocari Sweat dan KIA Kalla Manado. Senam aerobik ini juga terlihat sangat meriah. (Kev)


11.35 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger